3 GEN BARU PENYEBAB KANKER PAYUDARA


London: Saat ini kanker payudara masih menjadi momok bagi kaum perempuan. Kini ilmuwan Inggris berhasil menemukan 3 gen kunci yang terkait dengan bentuk paling umum dari kanker payudara.
Penemuan ini bisa menyelamatkan ribuan nyawa per tahun dengan menyediakan cara-cara baru dalam mendiagnosis serta mengobati kanker payudara hormonal atau biasa dikenal sebagai kanker payudara reseptor estrogen positif.
Ilmuwan dari Breakthrough Breast Cancer Research Centre di Institute of Cancer Research (ICR), London mengungkapkan penemuan ini di masa depan bisa membantu pasien kanker payudara untuk tidak merespons obat-obatan seperti tamoxifen.
Para ilmuwan menemukan gen yang bernama C6ORF96, C6ORF97 dan C6ORF211 yang dipelajari dengan sangat baik dari genom manusia, disamping gen reseptor estrogen yang merupakan pendorong utama dari kanker payudara hormonal.
“Penemuan ini mengejutkan. Kami menemukan gen ini di tempat yang kami pikir kami mengetahui banyak hal, ini seperti menemukan emas di Trafalgar Square,” ujar Dr Anita Dunbier, penulis utama penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLoS Genetics, seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (4/5/2011).
Dr Dunbier menuturkan saat ini ia dan tim akan melihat lebih lanjut mengenai cara kerja gen tersebut. Dan temuan ini bisa menuntun ilmuwan untuk menemukan terapi baru yang lebih menguntungkan bagi perempuan dengan kanker payudara di masa depan.
“Obat yang paling banyak digunakan saat ini seperti inhibator aromatase yang menargetkan reseptor estrogen itu sendiri. Tapi jika kita bisa menargetkan gen-gen ini, maka bisa mengobati tumor secara lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu Profesor Mitch Dowsett yang memimpin tim di Breakthrough Breast Cancer Research Centre mengungkapkan bahwa penelitian ini menarik, karena menunjukkan selain reseptor estrogen yang menjadi pendorong utama kanker payudara hormonal, ada pihak lain yang membantu mempengaruhi prilaku dari kanker payudara ini.

5 MAKANAN BAIK UNTUK OTAK MANUSIA AGAR FRESH

Jika Anda ingin punya daya ingat yang kuat dan tidak cepat pikun, maka mulailah mengonsumsi makanan-makanan di bawah ini. Buah strawberry dan salmon mengandung nutrisi yang dapat membuat grey matter (sistem saraf pusat) kuat dan mengatasi depresi bahkan tumor otak, sebagaimana dikutip dari laman The Sun.
Sementara, semua buah berry kaya akan antioksidan yang dapat membantu mengurangi stres di otak.

1. Strawberry mengandung flavenoid disebut fisetin yang dapat menguatkan daya ingat, tetapi blueberry adalah yang terbaik untuk meremajakan sistem saraf pusat.

2. Choline, kunci untuk perkembangan otak dan daya ingat melimpah pada kuning telur. Nutrisi itu penting bagi anak di bawah umur tujuh tahun karena otak mereka berada dalam masa perkembangan. Namun harus berhati-hati karena telur memiliki kolesterol yang tinggi.

3. Biji-bijian, biji kopi kaya akan vitamin, mineral, antioksidan dan asam amino. Beberapa penelitian menunjukkan minum kopi secara teratur dapat mengurangi risiko demensia. Sebuah penelitian di Korea Selatan menemukan biji kopi dapat memperlambat pertumbuhan tumor otak.

4. Ikan Salmon dan ikan berminyak lainnya kaya akan asam lemak omega-3. Asam itu mengandung DHA yang membantu otak mengirimkan sinyal. Jumlah DHA yang rendah berdampak melemahnya daya ingat otak, kurang konsentrasi atau gangguan suasana hati, depresi, skizofrenia dan autisme.

5. Kacang banyak mengandung vitamin E yang baik untuk otak dan membantu mencegah pikun. Kenari sama seperti salmon, kaya akan omega-3. Kacang mete kaya akan magnesium yang memungkinkan lebih banyak oksigen ke dalam sel darah di otak. Kacang mengandung Choline yang meningkatkan sistem saraf pusat.

Sumber : http://cybermed.cbn.net.id

VITAMIN D DAN GANGGUAN PERNAPASAN PADA BAYI

Vitamin D tidak asing lagi kita dengar yang biasa juga disebut vitamin mata hari. Mengapa di sebut vitamin  mata hari ? karena tubuh kita jika terkena cahaya mata hari dapat memproduksi vitamin D. cahaya matahari merupakan sumber vitamin D yang paling mudah dan handal.
 
Vitamin D berfungsi untuk membentuk tulang-tulang yang kuat dan sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh. Vitami D juga dapat mengurangi resiko infeksi saluran pernapasan pada bayi (Studi Internasional  oleh Dr. Carlos Camargo dari Fakultas Kedokteran Harvard University di Massachusetts), dengan mengukur kadar vitamin D dalam sampel darah tali pusar bayi dari umur tiga bulan hingga lima tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak dengan kadar vitamin D paling rendah memiliki resiko tinggi terkena infeksi dan gangguan pernapasan.

Vitamin D diantaranya dapat di peroleh dari cahaya mata hari, susu sapi, dan keju. Kekurangan Vitamin D biasanya banyak di jumpai di negara-negara jauh dari garis katulistiwa, bukan berarti daerah panas terhindari dari resiko ini. Aktivitas seseorang juga dapat memicu tubuh kekurangan vitamin D, misalnya orang makin sering dan bahkan menghabiskan semua waktunya seharian berada di dalam ruangan mulai dari bekerja bahkan berolah raga pun  juga dilakukan di dalam ruangan.

OTAK CUMA MAMPU MENGINGAT 7 ITEM DALAM WAKTU CEPAT


Pikun, lupa dan linglung, tak perlu takut ? Sebab jika Anda sulit mengingat nomor telepon yang baru disebutkan teman atau lupa daftar belanjaan yang harus dibeli. Para ahli mengatakan itu wajar dan bukan tanda-tanda penurunan mental.

Para ahli menemukan otak manusia memang cuma mampu menghitung 7 digit item atau angka dalam waktu cepat. Dari percobaan yang dilakukan, rata-rata manusia hanya bisa menghapal dalam jangka pendek (kebutuhan cepat) deretan tujuh digit angka atau item lainnya sehingga ada julukan 'Tujuh Deretan angka magis'.

Tujuh deretan angka magis ini telah ditemukan sejak tahun 1950-an yang oleh para ahli kala itu dikatakan sebagai kemampuan khas dari otak atau apa yang disebut dengan memori kerja otak.

Kini ilmuwan mulai kembali membuka misteri di balik tujuh angka atau item dalam menghapal cepat itu dalam kaitannya dengan aktivitas otak. Jika memori jangka panjang diibaratkan sebagai perpustakaan yang luas dengan buku-buku tebal, maka memori kerja diibaratkan sebagai papan tulis yang dengan cepat terhapus terganti informasi lain.

Memori kerja ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan upaya memahami atau berinteraksi dalam suatu percakapan, menjadi tuntunan atau navigasi ketika sedang berada di sebuah kota yang asing sehingga perlu menghapal dengan cepat atau mengikuti gerakan olahraga di video yang sedang diputar yang butuh kemampuan menghapal cepat.

Untuk mengetesnya cukup mudah. Tuliskan 10 nama teman di papan tulis atau 10 item di papan tulis. Baca sekali lagi dan kemudian coba mengingat lagi item tersebut. Kebanyakan orang hanya bisa mengingat maksimal 7 item atau lebih sedikit. Sehingga jangan heran kalau banyak orang membuat kesalahan atau lupa item-item sama sekali.

Yang jadi pertanyaan kenapa kelompok neuron atau sel-sel saraf dalam otak hanya menghasilkan memori seperti papan tulis kecil?

Dalam sebuah makalah di jurnal Physical Review Letters yang ditulis Mikhail Rabinovich, ilmuwan saraf di BioCircuits Institute di University of California San Diego dan Kristen Bick, seorang mahasiswa pascasarjana di Institut Max Planck di Gottingen, Jerman, menyajikan sebuah gambaran matematis bagaimana tembakan-tembakan sel saraf bekerja ketika kita mengingat urutan langkah, digit nomor telepon atau kata-kata dalam kalimat.

Ketika kita mendengar kalimat ungkapan "Itu adalah waktu yang terbaik, itu adalah saat terburuk," maka sekelompok neuron (sel-sel saraf) melakukan tembakan dalam setiap kata-katanya. Ketika satu kelompok menekan yang lain, maka akan mencegah kalimat lain yang keluar.

Menurut Rabinovich dan Bick, eksitasi (perangsangan) kluster atau kelompok tertentu mewakili satu titik. Sel-sel saraf dari setiap kalimat berada di dalam urutan tembakan. Kemudian otak menciptakan jalur-jalur dari satu titik atau bagian otak ke titik berikutnya. Bagian yang paling kuat masing-masing merangsang kluster untuk menghambat atau menekan yang lain dalam urutan tembakan, yang membuat semakin padat jalur-jalur tersebut.

Ketika kita mengingat kalimat, otak mengikuti jalur-jalur tersebut dari satu bagian bagian ke bagian untuk mereproduksi urutan.

Sebagian kalimat atau serangkaian angka didapatkan lagi menjadi semacam deretan yang lebih bersemangat menekan kelompok lain dan mengakibatkan jalur lain yang lemah atau hampir tidak ada.

Mengingat 7 item membutuhkan sekitar 15 kali tekanan. Mengingat 10 item membutuhkan kekuatan tembakan saraf 50 kali lebih kuat, dan 20 atau lebih item akan memerlukan penekanan ratusan kali lebih kuat. Namun lebih dari itu menurut Rabinovich, biasanya tidak layak secara biologis.

"Synapses tidak bisa menjadi lebih kuat dari itu. Otak adalah mesin biokimia yang sangat kompleks," katanya.

Karl Friston, ahli saraf dari University College London mengatakan, model yang dilakukan Rabinovich adalah baik, masuk akal dan menarik. Menurutnya model tersebut menunjukkan pola memori kerja yang harus dilihat dalam sinyal listrik.

Namun model ini ada pengecualian untuk anak-anak autis yang bisa melampaui 7 atau 8 digit atau item dan bahkan mampu menghapal angka secara acak dalam waktu cepat. Karena jalur-jalur otaknya jauh lebih kuat daripada yang lainnya.

Sumber : http://id.shvoong.com

ENTEROBACTER SAKAZAKII

Enterobacter sakazakii merupakan bakteri gram negatif anaerob fakultatif, berbentuk koliform (kokoid), dan tidak membentuk spora. Bakteri ini termasuk dalam famili Enterobacteriaceae. Sampai tahun 1980 E. sakazakii dikenal dengan nama Enterobacter cloacae berpigmen kuning.
Pada tahun 1980, bakteri ini dikukuhkan dalam genus Enterobacter sebagai suatu spesies baru yang diberi nama Enterobacter sakazakii untuk menghargai seorang bakteriolog Jepang bernama Riichi Sakazakii. Reklasifikasi ini dilakukan berdasarkan studi DNA hibridisasi yang menunjukkan kemiripan 41% dengan Citrobacter freundii dan 51% dengan Enterobacter cloacae.

Habitat dan Sumber Penyebaran :
Enterobacter sakazakii bukan merupakan mikroorganisme normal pada saluran pencernaan hewan dan manusia, sehingga disinyalir bahwa tanah, air, sayuran, tikus dan lalat merupakan sumber infeksi. Enterobacter sakazakii dapat ditemukan di beberapa lingkungan industri makanan (pabrik susu,coklat, kentang, sereal, dan pasta), lingkungan berair, sedimen tanah yang lembab. Dalam beberapa bahan makanan yang potensi terkontaminasi E. sakazakii antara lain keju, sosis, daging cincang awetan, sayuran, dan susu bubuk.

Bahaya Kesehatan :
Laporan mengenai infeksi E. sakazakii menunjukkan bahwa bakteri ini dapat menyebabkan radangselaput otak dan radang usus pada bayi. Kelompok bayi yang memiliki resiko tertinggi terinfeksi E. sakazakii yaitu neonatus (baru lahir hingga umur 28 hari), bayi dengan gangguan sistem tubuh, bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), bayi prematur, dan bayi yang lahir dari ibu yang mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Enterobacter sp. merupakan patogen nosokomial yang menjadi penyebab berbagai macam infeksi termasuk bakteremia, infeksi saluran pernapasan bagian bawah, infeksi kulit dan jaringan lunak, infeksi saluran kemih, infeksi dalam perut, radang jantung, radang sendi, osteomyelitis, dan infeksi mata
Angka kematian akibat infeksi E. sakazakii mencapai 40-80%. Sebanyak 50% pasien yang dilaporkan menderita infeksi E. sakazakiimeninggal dalam waktu satu minggu setelah diagnosa. Hingga kini belum ada penentuan dosis infeksi E. sakazakii, namun sebesar 3 cfu/100 gram dapat digunakan sebagai perkiraan awal dosis infeksi.

Sumber : http://id.wikipedia.org

VIRUS NIPAH

REPUBLIKA.CO.ID,DHAKA...Sedikitnya 15 orang tewas akibat wabah virus Nipah di sebuah kota terpencil di Bangladesh utara ketika penyakit mematikan itu kembali menyebar di negara tersebut, kata seorang pejabat, Sabtu. Nipah memiliki gejala seperti flu yang sering menyebabkan radang otak dan koma, serta mengakibatkan kematian setidaknya 70 persen angka kematian di Bangladesh.


Wabah terakhir dikonfirmasi pada Jumat di Hatibandha di distrik Lalmonirhat. "Sejauh ini, telah 24 orang terkena virus Nipah di Hatibandha," kata Mahmudur Rahman, seorang pejabat kesehatan senior. "Dari jumlah itu, 15 diantaranya meninggal dan beberapa orang berada dalam kondisi kritis," katanya.

Setidaknya 113 orang, termasuk korban terakhir, telah meninggal karena virus tersebut di Bangladesh sejak wabah itu pertama kali menyebar pada tahun 2001. Pemerintah di Dhaka telah membangun sebuah laboratorium deteksi untuk mempercepat pengujian untuk wabah apapun.

Pada tahun 2004, hampir 40 orang meninggal di dua distrik di pusat, dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat dipanggil untuk membantu memerangi penyakit ini. Virus itu, dinamai berdasarkan nama sebuah desa di Malaysia di mana virus itu pertama kali terdeteksi, melompati penghalang spesies dari kelelawar buah ke babi dan kemudian ke manusia di Oktober 1998.

Hal itu diyakini terjadi melalui kontak langsung dengan babi. Pada tahun 1999, 256 orang di Malaysia jatuh sakit dengan penyakit yang sama, dan empat dari 10 pasien meninggal. Lebih dari satu juta babi dimusnahkan untuk membantu menekan menyebar.

ANJING BISA DETEKSI KANKER USUS BESAR

Setelah sebelumnya diketahui bahwa anjing dapat mendeteksi adanya kanker prostat pada diri seorang pria, sekarang kemampuan ini bertambah.

Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa anjing dapat mendeteksi adanya kanker pada saluran pencernaan.

Temuan membantu para ilmuwan untuk mengidentifikasi senyawa kimia yang dapat dideteksi oleh anjing. Dan rupanya deteksi seperti ini justru lebih efektif dibanding dengan metode diagnosa yang sekarang ini dijalankan. Demikian disampaikan para ilmuwan dari Jepang dalam Jurnal Gut.

"Ke depan, penelitian yang dirancang untuk mengidentifikasi senyawa kimia organik spesifik pada kanker merupakan hal yang penting untuk dikembangkan sebagai metode baru dalam deteksi dini kanker kolorektal," ujar para ilmuwan.

Kanker kolorektal merupakan jenis kanker yang menyerang bagian usus besar atau bagian bawah usus. Di Amerika Serikat, menurut Institut Kanker Nasional, ini merupakan jenis kanker keempat terbesar yang menyerang pria maupun wanita.

Anjing dikenal sebagai binatang yang memiliki penciuman tajam dan mampu mendeteksi beragam jenis kanker. Beberapa jenis anjing dapat diajari untuk mendeteksi jenis kanker prostat seperti juga kanker kulit, paru, payudara, ovarium, dan saluran kencing. Biasanya mereka hanya perlu tahu bau dari napas seseorang atau urin untuk kanker saluran kencing. Mereka bahkan mengetahui penyakit itu di stadium awal setelah dilatih dengan baik.

Pada penelitian terakhir ini para ilmuwan mengumpulkan sampel napas dan kotoran dari 48 pasien penderita kanker kolorektal, 203 tanpa penyakit dan 55 orang yang memiliki riwayat menderita kanker.

Selanjutnya, seekor anjing Labrador Retriever usia 8 tahun mengendus sampel-sampel itu. Ketika terdeteksi kanker, anjing akan duduk di depan sampel. Upah atas jawaban yang benar adalah sebuah permainan menangkap bola tenis.

Setelah dianalisa, 91 persen deteksi lewat pernapasan benar dan 97 persen deteksi lewat kotoran juga benar. 99 persen anjing tersebut tidak peduli dengan mereka yang tidak menderita kanker dari sampel bau napas dan kotoran.

Bahkan si anjing tahu kalau sampel itu adalah milik perokok dan calon penderita penyakit pencernaan.

Tentu saja tidak mudah melatih anjing untuk bisa mendeteksi sedemikian rupa. Butuh waktu bertahun-tahun. Karena itu, pendeteksian dengan anjing ini masih sangat mahal.

Anjing-anjing ini bahkan kemudian bisa mendeteksi adanya jenis protein tertentu dalam darah.

PRIA RENTAN KENA KANKER HATI

Kanker hati merupakan jenis penyakit keenam yang paling banyak diderita masyarakat di seluruh dunia. Dan tahukah Anda, penyakit ini ternyata lebih banyak dialami pria, dengan rasio tiga kali lipat dibandingkan dengan wanita.


Hal itu diungkapkan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia  dan Staf Divisi Hepatologi Bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof dr H Ali Sulaiman Ph.D, SpPD, KGEH, FACG, di Jakarta.

Apa indikasi pria lebih berisiko terkena serangan kanker hati dibandingkan wanita? Prof Ali menjelaskan, “Penyebabnya sendiri bisa karena adanya perbedaan hormonal antara pria dan wanita.”

Penyebab lainnya ialah perbedaan eksposur yang memungkinkan pria lebih banyak berada di luar rumah dibandingkan wanita sehingga kemungkinan daya tahan tubuh kaum hawa terhadap virus lebih baik.

Tak hanya itu, pria juga lebih berisiko menderita hepatitis B dan C yang menjadi salah satu faktor risiko terjadinya kanker hati pada manusia. Selain itu, sirosis (pengerasan hati), obesitas, diabetes, paparan jangka panjang terhadap aflatoksin (toksin pada kacang tanah), merokok, konsumsi alkohol, dan konsumsi air yang terkontaminasi racun arsenik.

Orang yang terkena kanker hati, biasanya akan menunjukkan beberapa tanda kesehatan. Tanda yang paling umum, yaitu timbul perasaan eneg, muntah, kehilangan nafsu makan terus-menerus, berkurangnya berat badan dalam waktu singkat, kenyang setelah makan dengan porsi kecil, adanya massa keras di sebelah kanan tepat di bawah rongga rusuk, rasa sakit di sekitar bahu kanan, kulit dan mata menjadi berwarna kuning, kelelahan yang tidak biasa, pusing dan terkadang gatal.

Prof Ali mengakui diagnosa awal penyakit ini seringkali sulit dilakukan karena gejalanya terkadang tidak spesifik. Bahkan lebih dari 40% pasien tidak mengalami gejala saat didiagnosa. Walau demikian, perjalanan hepatitis B/C untuk menjadi kanker hati cukup panjang, bisa mencapai 10-15 tahun, sehingga pencegahan masih bisa dilakukan.

Deteksi dini perlu dilakukan untuk mengetahui apakah ada tanda timbulnya gejala kanker hati. Deteksi biasanya dilakukan melalui tes darah (pemeriksaan dengan menggunakan alfa-fetoprotein penanda tumor pada darah), pencitraan (ultrasound, CT Scan, magnetic resonance imaging) atau biopsi.

“Bila dalam riwayat keluarga ada yang meninggal akibat kanker hati, maka risiko hepatitis B menjadi kanker hati akan lebih cepat. Jadi, jika sudah terkena hepatitis B atau C, penderita harus rajin check-up untuk mencegahnya.”

Prof Ali juga mengemukakan data kasus penyakit kanker hati. Dari 632.000 kasus yang terdiagnosa setiap tahunnya, sekitar 450.000 terjadi di Asia Pasifik (lebih dari 70%).

Sementara di Indonesia, menurut data dari GLOBOCAN 2008, terdapat 13.238 kasus dengan angka kematian mencapai 12.825 dari jumlah kejadian. Kanker hati biasanya banyak terjadi pada pasien diusia 40 -50 tahun.

Sumber : http://kosmo.vivanews.com

TANAMAN MAMPU MENDETEKSI POLUTAN DAN BAHAN PELEDAK

DENVER, (PRLM).- Para ahli biologi dari Universitas Negara Bagian Colorado mampu menunjukkan bahwa tanaman dapat berfungsi sebagai detektor yang sangat spesifik untuk polutan dan bahan peledak. Hasil penelitian ini muncul di jurnal ilmiah PLoS ONE. edisi terbaru.
Profesor Juni Medford bersama timnya di Departemen Biologi mampu mengaktifkan suatu sifat mendeteksi di dalam tanaman dengan cara pengkabelan ulang proses pensinyalan alaminya, sehingga tanaman akan berubah dari hijau ke putih ketika tanaman itu mendeteksi bahan kimia di udara atau tanah. Upaya ini pada akhirnya dapat digunakan untuk berbagai macam aplikasi, seperti keamanan di bandara atau pusat perbelanjaan, atau pemantauan polutan di rumah-rumah.
"Gagasan membuat tanaman detektor datang langsung dari alam," kata Medford seperti dilansir Physorg, Kamis (27/1). "Tanaman tidak bisa lari atau bersembunyi dari ancaman, jadi mereka telah mengembangkan sistem yang canggih untuk mendeteksi dan menanggapi lingkungannya. Kami telah 'diajari' tanaman cara mendeteksi hal yang buruk di sekitar kita dan bagaimana meresponsnya," jelas Medford.
"Tanaman ini direkayasa untuk mendeteksi bahan peledak, pada akhirnya dapat membantu kita melindungi pasukan dari alat peledak improvisasi (IED)," kata Linda Chrisey dari Kantor Riset Angkatan Laut Amerika Serikat.
Berdasarkan penelitian sejauh ini, kemampuan deteksi tanaman ini sama dengan atau bahkan lebih baik daripada a***g, kata Medford. Sifat mendeteksi dapat digunakan dalam setiap tanaman dan bisa mendeteksi berbagai polutan sekaligus, perubahan ini juga dapat dideteksi oleh satelit.
Dukungan dana untuk penelitian ini disediakan oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), Kantor Riset Angkatan Laut, serta sejumlah lembaga lainnya. 
Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com

CACINGAN BIKIN KECERDASAN MENURUN

Cacingan merupakan penyakit kronik dengan prevalensi tinggi. Penelitian terhadap murid TK dan SD di Muara Baru Jakarta tahun 2009 menemukan 60 persen murid menderita infeksi kecacingan. Penyakit ini memang tidak mematikan, namun menggerogoti kesehatan dan menurunkan mutu sumber daya manusia.
"Cacingan menyebabkan anak kurang gizi karena sari-sari makanan habis dihisap. Anak juga akan anemia, lesu dan kecerdasannya menurun," kata Prof.dr.Saleha Sungkar dari departemen parasitologi FKUI Jakarta di acara program edukasi bahaya cacingan di sekolah yang diadakan Combantrin di SD Al-Ikhlas Jakarta (31/1/2011).
Telur cacing, jelas Suleha, hanya bisa menginfeksi jika telur-telur itu sudah kontak tanah. "Karena itu kebanyakan yang cacingan adalah anak-anak karena mereka masih suka bermain di area terbuka atau malas mencuci tangan sebelum makan," paparnya.
Telur cacing juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang tercemar telur cacing. Pengobatan cacingan dilakukan berdasarkan diagnosis. "Periksa dulu feses di laboratorium, kalau positif cacingan baru diobati," katanya.
Orangtua juga disarankan memeriksakan feses anaknya jika anak terlihat lesu dan mudah mengantuk. "Pada gejala awal biasanya cacingan tidak bergejala sehingga anak bisa terlihat sehat," paparnya.
Upaya pemberantasan cacingan dilakukan dengan menyosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat. "Membiasakan anak mencuci tangan juga para pedagang makanan. Penyuluhan juga diberikan kepada masyarakat lewat Posyandu. Sejauh ini, upaya tersebut menunjukkan penurunan infeksi kecacingan," kata dr.IBN Banjar, Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan DKI dalam kesempatan yang sama.
Sumber : http://health.kompas.com

IMUNISASI BIOLOGI MAKSIMALKAN PENGOBATAN KANKER

Oleh: Dahlia Krisnamurti

INILAH.COM, Jakarta - Kanker sebagai penyakit kronis terkadang membuat penderitanya pesimistis sembuh. Namun dengan terapi imunisasi biologi, penderita dapat memaksimalkan pengobatan kanker.


Terapi imunisasi biologi merupakan terapi yang menggunakan sel imun dari tubuh pasien, kemudian melalui kloning dan pengembangbiakan di laboratorium dimasukan kembali ke dalam tubuh pasien.

Tujuan dari dilakukannya terapi ini adalah untuk merangsang sel kekabalan tubuh dalam 'melawan', menekan, serta membunuh sel kanker. Kekebalan tubuh yang meningkat akan memberikan daya lebih untuk bereaksi melawan sel kanker serta memulihkan keseimbangan kerja tubuh.

Selain itu, terapi ini sangat berguna menghindari penyebaran kanker dan memperkecil kemungkinan kambuh. Jadi, dalam melakukan perlawanan terhadap sel kanker tidak menggunakan obat kimia dan tidak menimbulkan efek samping.

Direktur ahli terapi kombinasi pengobatan Timur-Barat dari RS Modern Guangzhou, China, Prof Che Xigeng mengatakan, selama ini kegagalan pengobatan kanker terletak pada pengobatannya yang kurang tepat.

“Artinya, dengan pengobatan yang salah, maka kondisi penyakit bertambah parah, pasien kehilangan kesempatan untuk sembuh, dan meningkatkan kesulitan untuk pengobatan selanjutnya,” katanya.

Terapi imun itu dapat digabungkan dengan operasi, kemoterapi maupun radioterapi untuk memaksimalkan hasil pengobatan. Selain itu dapat pula membantu mencegah kanker kambuh kembali dan meyebar.

Pengobatan kombinasi

Prof dr Peng Xiao Chi menjelaskan, saat ini pihaknya menyediakan cara kombinasi dalam pengobatan kanker. Karena saat ini hasil pengobatan operasi, kemoterapi dan radioterapi untuk penderita kanker masih terbatas. Maka akan lebih baik bila dikombinasikan dengan terapi imunisasi biologi.

"Kami menyebutnya, sebagai pengobatan kombinasi," jelasnya.

“Hasilnya terbukti bagus karena menjangkau berbagai sisi pengobatan secara menyeluruh. Dan, kami selalu melakukan pengobatan yang disesuaikan kondisi setiap pasien,” tambahnya.

Seperti diketahui, operasi, kemoterapi dan radioterapi dinilai belum cukup untuk membersihkan sel kanker secara tuntas, terutama kanker yang sudah menyebar dan kambuh kembali. Apalagi jika ditinjau dari efek samping kemoterapi yang cukup besar dan dapat merusak sistem kekebalan tubuh pasien.

Selain itu, untuk mengobati kanker, terapi imunisasi biologi juga berfungsi meringankan efek samping, terutama setelah penderita melakukan radioterapi seperti gangguan pencernaan, bercak di kulit, dan menghentikan kerontokan rambut, dan mengembalikan kondisi fisik pasien. Dengan demikian, kualitas hidup pasien akan meningkat.

Umumnya setelah pengobatan dilakukan, kanker akan mengecil secara signifikan. Bagi pasien yang hasil radioterapinya kurang efektif atau pasien yang tidak dapat menerima kemoterapi dapat menggunakan terapi jenis ini.

Terapi imunisasi biologi ini bukan untuk menggantikan pengobatan konvensional, seperti operasi, kemoterapi melainkan dapat digabungkan dengan tujuan agar setelah operasi, kanker dapat dicegah untuk kambuh kembali. Selain itu dapat memperkuat kekebalan tubuh dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Sumber : http://gayahidup.inilah.com

SISTEM SARAF PUSAT

Sistem saraf pusat (SSP) meliputi otak (Latin: 'ensephalon') dan sumsum tulang belakang (Latin: 'medulla spinalis'). Keduanya merupakan organ yang sangat lunak, dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang, otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis.
Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut:
  1. Durameter; terdiri dari dua lapisan, yang terluar bersatu dengan tengkorak sebagai endostium, dan lapisan lain sebagai duramater yang mudah dilepaskan dari tulang kepala. Diantara tulang kepala dengan duramater terdapat rongga epidural.
  2. Arachnoidea mater; disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. Di dalamnya terdapat cairan yang disebut liquor cerebrospinalis; semacam cairan limfa yang mengisi sela sela membran araknoid. Fungsi selaput arachnoidea adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik.
  3. Piameter. Lapisan terdalam yang mempunyai bentuk disesuaikan dengan lipatan-lipatan permukaan otak.
Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu:
  1. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea)
  2. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba)
  3. sel-sel neuroglia, yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat
Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. Pada otak, materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu, sedangkan bagian korteks berupa materi putih.

1. Otak

Otak mempunyai lima bagian utama, yaitu: otak besar (serebrum), otak tengah (mesensefalon), otak kecil (serebelum), sumsum sambung (medulla oblongata), dan jembatan varol.
  • Otak besar (serebrum)
Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktivitas mental, yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan.
Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak, walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. Pada bagian korteks otak besar yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. Area ini berperan dalam proses belajar, menyimpan ingatan, membuat kesimpulan, dan belajar berbagai bahasa. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat, analisis, berbicara, kreativitas) dan emosi. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang.
  • Otak tengah (mesensefalon)
Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata, dan juga merupakan pusat pendengaran.
  • Otak kecil (serebelum)
Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar, keseimbangan, dan posisi tubuh. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan.
  • Sumsum sambung (medulla oblongata)
Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan, refleks fisiologi seperti detak jantung, tekanan darah, volume dan kecepatan respirasi, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan.
Selain itu, sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin, batuk, dan berkedip.
  • Jembatan varol (pons varoli)
Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan, juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang.

2. Sumsum tulang belakang (medula spinalis)

Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih, sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motorik.
sumber : http://id.wikipedia.com

KEMATIAN ANEH SEJUMLAH SPESIES HEWAN


BELUM lama ini sejumlah binatang mati secara misterius di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat, mulai dari ribuan burung di dua wilayah selatan hingga 100.000 ikan di Arkansas. Sedikitnya masih ada kejadian lainnya dengan penyebab yang hingga kini masih belum terpecahkan. Berikut di antaranya.

Blackbird dari selatan
Untuk sesaat penduduk kota Arkansas merasa kembali hidup di masa saat takhayul masih menjadi kepercayaan. Tepatnya di akhir minggu awal tahun ini ketika ribuan blackbird bersayap merah berjatuhan dari langit dengan tubuh kaku. Seperti pertanda buruk, fenomena serupa kembali terjadi dua hari berikutnya. Dilaporkan ratusan blackbird berserakan mati di wilayah Louisiana.
Beberapa ilmuwan sejauh ini belum bisa memastikan penyebab kematian burung-burung tersebut, apakah karena serangan penyakit tertentu atau keracunan. Sebaliknya hasil mengejutkan datang dari tim yang melakukan autopsi. Disebutkan terdapat trauma internal dan pendarahan, kemungkinan akibat tabrakan hebat jauh di atas permukaan bumi. Blackbird dikenal sebagai spesies yang seringkali terbang berkelompok dalam formasi yang rapat.
Selain itu bisa juga mereka mengalami disorientasi setelah berpapasan dengan badai disertai kilat dan badai, juga air hujan yang membuat daya terbang menurun drastis. Seperti biasa kru EPA dengan sigap menuju lokasi lengkap dengan masker gas dan perlengkapan lainnya untuk mengangkut semua bangkai burung-burung malang tersebut.


Lebah madu

Semua berawal pada tahun 2006. Saat itu jumlah lebah madu di sejumlah negara bagian terjun bebas tanpa alasan yang jelas, memaksa para peneliti menggunakan istilah kelainan koloni. Menurut Departemen Agrikultur setempat, kematian koloni lebah yang ada di AS mencapai 29% dari total populasi dan terus meningkat hingga mencapai 34% pada tahun 2010.

Meski ada beberapa alasan masuk akal yang bisa dijadikan acuan penelitian, seperti infeksi yang disebabkan oleh jamur, pestisida hingga perubahan iklim, tidak ada satu pun yang bisa memastikan penyebab yang sesungguhnya. Selain itu, sebuah studi yang dilakukan Universitas Illinois belum lama ini menyebutkan, ada empat jenis lebah lainnya yang juga bernasib sama dengan jumlah penurunan mencapai 90% dalam kurun waktu 20 tahun.




Sindrom white-nose kelelawar
Di tahun yang sama penyakit misterius yang disebabkan oleh jamur membunuh jutaan kelelawar di seantero AS sejak pertama kali dilaporkan. Kematian binatang nokturnal ini sedikitnya melanda empat belas Negara bagian, termasuk dua provinsi di Kanada. Disebutkan jutaan hewan mamalia itu diperkirakan tak berdaya akibat sindrom white-nose (hidung putih).
Sindrom yang diakibatkan sejenis jamur ini sendiri tidak membunuh secara langsung. Dalam kasus ini jamur tersebut menyerang hewan yang berhibernasi ini pada bagian mulut dan hidung hingga tak bisa tidur. Akibatnya saat jam tidur berakhir, ketika mereka harus meninggalkan gua untuk mencari makan, aktivitas tersebut membakar cadangan lemak yang tersisa. Akhirnya kelelawar-kelelawar tersebut kedinginan dan kelaparan hingga meregang nyawa.
Komisi kehidupan hewan-hewan liar untuk sementara memerintahkan penutupan ratusan gua dan tambang-tambang yang selama ini menjadi tempat koloni hewan bersayap tersebut. Penutupan berlaku hingga sumber penyakit dan pencegahannya ditemukan.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com

 SEL SARAF

Berkas:Neuron.svg

Penjelasan :
Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson (neurit).
Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf, sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. Akson biasanya sangat panjang. Sebaliknya, dendrit pendek.
Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier, yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls.
Sumber : http://id.wikipedia.org

PERBEDAAN PERNAPASAN DADA DAN PERNAPASAN PERUT


Pernapasan dada
Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut.
1.   Fase inspirasi. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.
2.   Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.

Pernapasan perut
Pernapasan perut adalah pernapasan yang melibatkan otot diafragma.  Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut.
1.   Fase inspirasi. Fase ini berupa berkontraksinya otot diafragma sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.
2.   Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot diaframa ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.

Sumber : http://id.wikipedia.org