CARA MUDAH CARI NAMA LATIN TUMBUHAN

Jumpa lagi dengan Sahabat Pelajar....Apa Kabar...? Sebagai seorang pelajar mungkin kalian punya tugas atau PR hari ini, khususnya tugas mengidentifikasi beberapa jenis tumbuhan...hehe, ga usah pusing ya...! Biasanya kalau berbicara masalah identifikasi, baik tumbuhan maupun hewan, salah satu yang harus kita lakukan adalah menetukan nama latin dari tumbuhan dan hewan tersebut. Misalnya : Pisang Hias (Musa ornata), Pisang Ungu (Musa acuminata) dan seterusnya. Maaf cuma nama lantinnya aja ya, yang lainnya kalian kerjakan sendiri. Supaya tugas kalian bisa cepat selesai dan mendapatkan nilai yang baik, saya kasih sedikit solusi nich. Silahkan kunjungi situs berikut ini...!! Dan situs ini khusus untuk tempat mencari nama-nama tumbuhan dan hal-hal lain yang berhubungan dengan dunia tumbuhan.

Semoga Bermanfaat.

TABEL KONVERSI UKURAN STANDAR

Hallo...sahabat pelajar. Saya mau kasih info nich, siapa tau diantara sahabat pelajar memerlukan "Tabel Konversi Ukuran Standar". Biasanya tabel konversi ukuran standar diperlukan ketika kita belajar mata pelajaran berhitung misalnya; matematika, fisika, kimia, atau behubungan dengan mata pelajaran berhitung lainnya. Ok... langsung aja bagi yang memerlukan silahkan klik di sini. Selamat Belajar.

Semoga Bermanfaat.

DAFTAR GLOSSARIUM IPA SMP KELAS VIII

1.          Alat optik : alat-alat yang prinsip kerjanya berdasarkan sifat-sifat cahaya.
2.          Albumin : protein dalam plasma darah, terkandung banyak di dalam putih telur.
3.          Alveoli: bagian paru-paru yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas.
4.          Amilase : enzim pencernaan yang mengubah amilum menjadi maltosa.
5.          Amplitudo : simpangan terjauh pada getaran atau gelombang.
6.          Anemia : penyakit kekurangan darah.
7.          Anion : ion atau partikel yang bermuatan negatif.
8.          Antibodi : protein anti terhadap bahan yang tak dikenal atau asing bagi tubuh suatu individu.
9.          Atom : partikel terkecil dari suatu unsur yang masih memiliki ciri kimia dari unsur tersebut.
10.       Atrium : serambi jantung.
11.       Arteri : pembuluh nadi yang berperan mengangkut oksigen dari jantung ke seluruh bagian tubuh.
12.       Arthritis : penyakit radang pada sendi.
13.       Barometer : alat ukur tekanan.
14.       Basofil : jenis leukosit berinti, bentuknya seperti huruf S.
15.       Biodegradable : kemampuan suatu senyawa untuk terurai secara alamiah dengan berjalannya waktu.
16.       Diafragma : lubang pada kamera yang besarnya dapat diatur dan berfungsi untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk.
17.       Difusi: perpindahan air dari larutan pekat ke larutan yang encer.
18.       Dinamometer : alat ukur gaya secara langsung.
19.       Ekspirasi: pengeluaran udara dari dalam tubuh.
20.       Emfisema : kelainan pada paru-paru yang ditandai dengan adanya gas di luar gelembung atau rongga dada.
21.       Energi : kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja.
22.       Energi kimia : energi yang tersimpan dalam persenyawaan kimia.
23.       Energi mekanik : penjumlahan energi potensial dan energi kinetik.
24.       Energi potensial : energi yang dimiliki benda karena posisinya.
25.       Energi kinetik : energi yang dimiliki benda karena geraknya.
26.       Esofagus : saluran pencernaan antara tekak (pharinx) dan lambung (gaster, gastrum).
27.       Frekuensi : banyaknya getaran atau gelombang jarak satu sekon.
28.       Fungisida : pestisida yang dipakai untuk memberantas dan mencegah pertumbuhan jamur atau cendawan.
29.       Fibrinogen : protein dalam plasma darah yang akan menjadi serat fibrin.
30.       Fototaksis : gerak seluruh bagian tubuh tumbuhan yang mengikuti arah datangnya cahaya.
31.       Fototropisme : gerak sebagian tubuh tumbuhan yang mengikuti arah datangnya cahaya.
32.       Fraktura : patah tulang.
33.       Fungisida : bahan kimia pembasmi jamur.
34.       Gaya : dorongan atau tarikan yang memiliki arah.
35.       Gaya gesekan : gaya yang dihasilkan karena persentuhan langsung dua permukaan yang bergesekan.
36.       Gaya normal : gaya yang dimiliki benda yang berada tepat di permukaan bidang dan arahnya tegak lurus bidang.
37.       Gelombang : getaran atau usikan yang merambat.
38.       Gelombang elektromagnetik : gelombang yang dapat merambat dalam medium dan tanpa medium.
39.       Gelombang longitudinal : gelombang yang arahnya sejajar atau searah dengan arah rambatnya.
40.       Gelombang mekanik : gelombang yang dalam perambatennya memerlukan medium.
41.       Gelombang transversal : gelombang yang arahnya tegak lurus terhadap arah rambatnya.
42.       Getaran : gerak bolak-balik periodik.
43.       Golongan : sederet unsur yang menempati Tabel
44.       Periodik sebagai kolom tegak.
45.       Gravitasi : gaya yang menyebabkan suatu benda jatuh ke permukaan bumi.
46.       Gerak nasti : gerak sebagian tubuh tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang.
47.       Gerak taksis : gerak seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang.
48.       Gerak tropisme : gerak sebagian tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang.
49.       Geotropisme : gerak sebagian tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah gravitasi bumi.
50.       Hemoglobin : pigmen darah yang berfungsi untuk mengikat oksigen.
51.       Herbisida : pestisida yang digunakan untuk membasmi tanaman pengganggu (gulma).
52.       Hidrofilik : bersifat menyukai air.
53.       Hidrofobik : bersifat tidak menyukai air.
54.       Hidrometer : alat ukur massa jenis zat cair.
55.       Hipermetropi : cacat mata yang penderitanya tidak dapat melihat benda-benda dekat dengan jelas.
56.       Hukum Archimides : jika suatu benda dicelupkan ke dalam zat cair, baik sebagian atau seluruhnya, benda akan mendapat gaya ke atas yang sama besarnya dengan berat zat cair yang didesak oleh benda tersebut.
57.       Hukum Kekekalan Energi : energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi hanya dapat berubah bentuk.
58.       Hukum Pascal : tekanan yang dikerjakan pada zat cair di ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan sama rata.
59.       Ikatan ion : ikatan yang terbentuk antara ion-ion yang berbeda muatan.
60.       Ileum : bagian bawah dari usus halus tempat penyerapan makanan.
61.       Insektisida : pestisida yang digunakan untuk memberantas serangga.
62.       Inspirasi : masuknya udara ke dalam tubuh.
63.       Ion : partikel bermuatan.
64.       Kation : ion atau partikel yang bermuatan positif.
65.       Kelembaman : kecenderungan benda untuk berada dalam keadaan diam.
66.       Kemotaksis : gerak sebagian tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh adanya zat kimia.
67.       Keseimbangan : keadaan pada saat resultan gaya yang bekerja pada benda tersebut sama dengan nol.
68.       Keuntungan mekanis : keuntungan yang dimiliki pesawat sederhana.
69.       Limfosit : sel darah putih, termasuk kelompok agranulosit.
70.       Leukemia : meningkatnya jumlah leukosit yang abnormal, sedangkan jumlah eritrosit dan leukosit menurun.
71.       Lipase : enzim pemecah lemak (lipid) menjadi asam lemak dan gliserol.
72.       Logam alkali : kelompok logam atau unsur yang meliputi Li, Na, K, Rb, Cs, dan Fr, ditempatkan pada Tabel Periodik sebagai golongan IA.
73.       Logam alkali tanah : kelompok unsur atau logam yang mencakup Be, Mg, Ca, Sr, Ba, dan Ra ditempatkan pada Tabel Periodik sebagai golongan 11 A.
74.       Massa jenis : massa benda per satuan volume.
75.       Miopi : cacat mata yang penglihatan penderitanya tampak buram jika melihat benda-benda jauh.
76.       Molekul : gabungan dua atom atau lebih yang berasal dari unsur yang sama atau berbeda.
77.       Molekul unsur : gabungan dua atom atau lebih yang berasal dari unsur yang sama.
78.       Molekul senyawa : gabungan dua atom atau lebih yang berasal dari unsur yang berbeda.
79.       Monosit : sejenis leukosit berinti besar dan sitoplasma bergranula.
80.       Metamorfosis : perubahan bentuk larva menjadi bentuk dewasa.
81.       Nematisida : pestisida yang digunakan untuk memberantas hama tanaman jenis cacing.
82.       Neutrofil : jenis leukosit yang dapat bergerak amuboid dan fogositosis.
83.       Osteoforosis : rapuh tulang, terbentuk pori-pori pada tulang, lalu patah.
84.       Ovarium : indung telur, tempat pembentukan sel telur.
85.       Overdosis : penggunaan obat secara berlebihan.
86.       Panjang satu gelombang : panjang satu bukit dan satu lembah.
87.       Percepatan gravitasi : nilai percepatan yang dimiliki benda yang jatuh karena adanya gravitasi bumi.
88.       Periode : deret unsur pada Sistem Periodik Unsur yang tersusun secara mendatar dan menggambarkan perubahan sifat atom unsur secara periodik menurut kenaikan nomor atomnya.
89.       Periskop: alat optik yang berfungsi untuk mengamati benda dalam jarak jauh atau berada dalam sudut tertentu, alat optik ini biasa dipasang pada kapal selam.
90.       Pesawat sederhana : ala-atat mekanik untuk memudahkan kerja manusia.
91.       Poliatomik : molekul yang tersusun oleh tiga buah atom atau lebih.
92.       Presbiopi : cacat mata yang penderitanya tidak dapat melihat benda-benda jauh atau
93.       dekat dengan jelas. Cacat ini lebih banyak disebabkan faktor usia.
94.       Psikotropika : zat atau obat, baik alamiah maupun sintetik, bukan narkotika dan berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat.
95.       Prinsip bejana berhubungan : prinsip yang menyatakan bahwa pemukaan air selalu rata, tidak dipengaruhi oleh bentuk permukaan dasarnya atau bentuk tabungnya dengan tempat air tersebut.
96.       Peristaltik : gerak bergelombang kempis dan kendur otot saluran pencernaan dari depan sampai ke belakang.
97.       Pubertas : usia remaja dimana terjadi pertumbuhan fisik sekunder yang menandakan organ reproduksi sudah berfungsi.
98.       Pepsinogen : bahan belum aktif pepsin, aktif setelah bereaksi dengan asam lambung (HCl).
99.       Pestisida : zat kimia yang berfungsi untuk membasmi hama.
100.   Protombin : protein larut dalam plasma darah berperan dalam pembekuan darah.
101.   Resultan : hasil penjumlahan atau pengurangan dua atau lebih gaya.
102.   Resipien universal : penerima darah dari segala jenis golongan darah.
103.   Rodentisida : pestisida yang digunakan untuk memberantas hama tanaman berupa hewan pengerat, seperti tikus.
104.   Renin : enzim yang diproduksi lapisan lendir lambung untuk mengubah protein susu menjadi kasein.
105.   Senyawa ion : senyawa yang terbentuk karena adanya ikatan ion.
106.   Sistem periodik unsur : sistem kelompok unsur yang disusun berdasarkan kenaikan nomor atom unsur.
107.   Stomata : tempat keluar masuknya air dan udara pada daun.
108.   Seismonasti : gerak nasti yang disebabkan oleh rangsang berupa sentuhan atau getaran.
109.   Termonasti : gerak nasti yang disebabkan oleh rangsang berupa suhu.
110.   Thalasemia : penyakit keturunan dimana tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin dan sel darah merah.
111.   Tekanan : dorongan gaya yang diberikan tiap satuan luas permukaan bidang tekan.
112.   Tekanan atmosfer : tekanan udara, tekanan yang dimiliki atmosfer.
113.   Tripsonogen : enzim yang dihasilkan oleh pankreas.
114.   Usaha : besaran fisika yang dihasilkan oleh gaya yang dikerjakan pada suatu benda itu berpindah tempat.
115.   Zat aditif : zat yang ditambahkan pada suatu bahan atau makanan dengan tujuan agar bahan makanan itu memiliki nilai, fungsi, ukuran, rasa, warna, bau, atau sifat-sifat tertentu.
116.   Zat aditif sintetik : zat aditif dari bahan kimia yang memiliki sifat serupa dengan bahan alami yang sejenis.
117.   Zat adiktif : istilah untuk zat yang pemakaiannya dapat menimbulkan ketergantungan fisik yang kuat dan ketergantungan psikologis yang panjang.

GLOSSARIUM

Glossarium adalah daftar istilah – istilah tertentu atau sinonim dari suatu kata yang dilengkapi dengan definisi atau didefinisikan dalam bahasa lain yang memiliki arti sama dan diurutkan sesuai dengan alfabetis.

Di sini saya sedikit mengulas mengapa daftar glossarium itu penting…ini menurut saya…hehe…bagaimana dengan anda…?? Sebelum mempelajari sesuatu alangkah baiknya kita terlebih dahulu memahami arti dari istilah - istilah kata yang ada dalam materi  yang ingin kita pelajari. Begitu pula sebaliknya, jika ingin mengajarkan sesuatu, misalnya guru, upayakan para siswa terlebih dahulu memahami arti dari istilah-istilah kata yang ada dalam materi pelajaran yang akan di ajarkan. Hal ini akan mempermudah para siswa untuk menerima dan memahami materi pelajaran yang diajarkan. Jangan sampai ketika kita menjelaskan palajaran dengan begitu semangatnya dan mengucapkan kata atau istilah yang sama sekali siswa tidak tau artinya…Jangan salah kan siswa jika mereka bengong saja.
Semua buku juga telah dilengkapi dengan glossarium, tapi sudah kah kita menerapkan sedikit ulasan saya di atas tadi…?? Maka, dengan adanya glossarium akan sangat membantu dalam proses belajar dan mengajar.

                                                

    1.         Berat : Besarnya gaya tarik bumi terhadap benda itu
    2.         Jangka sorong : Alat ukur panjang dengan tingkat ketelitian 0,1 mm
    3.         Mikrometer sekrup : Alat ukur panjang dengan tingkat ketelitian 0,01 mm
    4.         Neraca : Alat ukur massa yang sering disebut dengan timbangan
    5.         Nonius atau vernier : Skala yang mempunyai panjang 9 mm dan dibagi atas 10 bagian yang sama
    6.         Sistem Internasional ( SI ) : Sistem satuan yang dapat dipakai di seluruh negara (internasional).
    7.         Sistem satuan : Sejumlah besaran dasar yang diberi dimensi dan besar tertentu atau dibakukan
    8.         Spidometer : Alat yang digunakan untuk mengukur kelajuan
    9.         Suhu : Ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda.
    10.     Termometer : Alat yang digunakan untuk mengukur suhu benda dengan tepat dan menyatakannya dengan angka disebut termometer
    11.     Asam : Zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidrogen (H+).
    12.     Basa : Zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidroksida (OH–) dan dapat menetralisir asam
    13.     Garam : Senyawa yang terbentuk dari reaksi asam dan basa.
    14.     Korosif : Sifat suatu zat yang dapat menghasilkan zat baru berupa perkaratan
    15.     Penetralan : Reaksi antara dua zat asam dan basa yang menghasilkan zat netral
    16.     Kertas lakmus : Kertas yang digunakan sebagai indikator asam basa
    17.     Unsur : Zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain dengan reaksi kimia biasa.
    18.     Senyawa : Gabungan dari beberapa unsur yang terbentuk melalui reaksi kimia.
    19.     Campuran : Gabungan beberapa zat dengan perbandingan tidak tetap tanpa melalui
    20.     reaksi kimia.
    21.     Lambang unsur : Notasi yang digunakan untuk menunjukkan nama suatu zat
    22.     Adhesi : Gaya tarik menarik antar partikel yang tidak sejenis.
    23.     Aluminium : Unsur logam yang terdapat dalam kelompok III A susunan berkala unsur
    24.     dengan nomor atom 13, lambang Al, berat atom 26,9815, titik lebur 6600C
    25.     dan titik didih 2.4500C, ringan berwarna putih keperakan. Digunakan
    26.     dalam industri pembuatan pesawat terbang, alat rumah tangga dan
    27.     merupakan konduktor yang baik.
    28.     Atom : Partikel yang sangat kecil penyusun suatu benda
    29.     Freezer : Bagian dalam lemari es yang berfungsi untuk memindahkan panas dari suhu rendah ke suhu tinggi.
    30.     Hidrometer : Alat yang digunakan untuk mengukur massa jenis zat cair
    31.     Kapilaritas : Peristiwa naik atau turunnya zat cair di dalam pipa kapiler
    32.     Kohesi : Gaya tarik menarik antar partikel zat sejenis
    33.     Neraca O’hauss : Salah satu alat ukur massa
    34.     Pipa Kapiler : Pipa yang memiliki diameter kecil
    35.     Polystyrene : Senyawa dengan formula (C6H5CHCH2)n, yang berbentuk padat, keras,
    36.     tidak berwarna, mudah terbakar dan memiliki daya regangan tinggi.Bahan ini tidak bereaksi dengan alkohol , larutan asam organik dan larutan alkali tetapi bereaksi dengan pelarut hidrokarbon. Bahan ini digunakan untuk pembuatan mainan anak-anak, wadah untuk keperluan rumah tangga dan peralatan listrik
    37.     Zat : Sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa
    38.     Keping bimetal : Dua keping logam yang berbeda koefisien muainya di keping menjadi satu.
    39.     Koefisien muai panjang : Bilangan yang menyatakan pertambahan panjang tiap satuan panjang zat itu apabila suhunya dinaikkan 10C.
    40.     Koefisien muai volume : Bilangan yang menyatakan pertambahan volume tiap satuan volume zat itu apabila suhunya dinaikkan 10C.
    41.     Muai panjang : Pertambahan panjang batang logam
    42.     Muai ruang : Pertambahan volume jika dipanaskan
    43.     Kalor : Salah satu bentuk energi
    44.     Kalor beku : Banyaknya kalor yang dilepaskan oleh satu satuan massa zat untuk berubah wujud dari cair menjadi padat
    45.     Kalor embun : Banyaknya kalor yang dilepaskan pada waktu satu kilogram zat berubah dari uap menjadi cair pada titik didihnya
    46.     Kalor jenis : Banyaknya kalor yang diperlukan suatu zat untuk menaikkan suhu 1 kg zat itu sebesar 10C
    47.     Kalor lebur : Kalor yang diterima untuk mengubah wujud zat tetapi tidak terlihat
    48.     Kalor uap : Banyaknya kalor yang diperlukan untuk mengubah 1 kg zat dari wujud cair sampai seluruhnya menjadi uap pada titik didihnya
    49.     Kalori : Jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu satu gram air sebanyak 10C
    50.     Kalorimeter : Alat yang dipergunakan untuk mengukur jumlah kalor yang dilepaskan atau diterima
    51.     Kapasitas kalor : Banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu suatu zat sebesar 10C
    52.     Konduktor : Bahan yang mudah menghantarkan kalor
    53.     Konveksi : Perpindahan kalor melalui zat karena adanya aliran
    54.     Termoskop : Alat yang digunakan untuk mengetahui adanya pancaran kalor
    55.     Titik beku : Suhu ketika zat membeku
    56.     Titik didih : Suhu ketika zat mendidih
    57.     Titik didih normal : Suhu ketika zat zair mendidih pada tekanan 76 cmHg
    58.     Sifat fisika : Ciri khas suatu zat yang dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi
    59.     Sifat kimia : Ciri-ciri suatu zat yang berhubungan dengan terbentuknya zat jenis baru
    60.     Perubahan fisika : Perubahan pada zat yang tidak menghasilkan zat jenis baru
    61.     Perubahan kimia : Perubahan pada zat yang menghasilkan zat jenis baru
    62.     Pereaksi : Zat yang mengakibatkan terjadi reaksi kimia
    63.     Hasil reaksi : Zat yang diperoleh akibat terjadi reaksi kimia
    64.     Koefisien : Bilangan yang mendahului rumus kimia zat dalam persamaan reaksi
    65.     Reaksi penggabungan : Penggabungan dua atau lebih zat tergabung membentuk zat lain.
    66.     Reaksi penguraian : Satu zat terpecah atau terurai menjadi dua atau lebih zat yang lebih
    67.     sederhana.
    68.     Reaksi penggantian : Satu unsur menggantikan unsur lain dalam satu senyawa.
    69.     Kecepatan reaksi : Menunjukkan cepat atau lambat suatu reaksi kimia terjadi
    70.     Bayangan : Gambar yang diperoleh dari pantulan
    71.     Diafragma : Alat yang berfungsi untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk ke lensa objektif
    72.     Eksperimen : Percobaan
    73.     Kaca objektif : Kaca persegi panjang untuk meletakkan objek yang akan diamati dalam miskroskop
    74.     Kaca penutup : Kaca bujur sangkar tipis untuk menutup objek yang akan diamati dalam mikroskop
    75.     Mikrotom : Alat untuk membuat sayatan dengan baik dan setipis mungkin.
    76.     Halte : Tempat pemberhentian bus
    77.     Kelajuan : Besar kecepatan
    78.     Kecepatan : Kelajuan yang arah geraknya dinyatakan
    79.     Spidometer : Alat yang digunakan untuk mengukur kelajuan
    80.     Epidermis : Kulit luar
    81.     Kromosom : Benang–benang pembawa warna
    82.     Meristem : Jaringan muda yang selalu membelah
    83.     Parenkim : Jaringan tak berspesialisasi
    84.     Pembuluh floem : Mengangkut air dan garam-garam mineral dari akar ke daun
    85.     Pembuluh xilem : Mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh
    86.     Etiolasi : Pertumbuhan yangcepat pada tempat yang gelap
    87.     Dorman : Keadaan tidur
    88.     Gen : Unit terkecil pewarisan sifat
    89.     Hormon : Zat yang dihasilkan tubuh untuk membantu pertumbuhan
    90.     Irreversible : Tidak dapat kembali ke keadaan semula
    91.     Suhu Optimum : Suhu yang sesuai
    92.     Angiospermae : Tumbuhan biji tertutup
    93.     Animalia : Dunia hewan
    94.     Bryophyta : Kelompok tumbuhan lumut
    95.     Eukariotik : Inti sel diselaputi membrane
    96.     Gametofit : Tumbuhan yang menghasilkan sel kelamin
    97.     Hifa : Lembaran seperti benang berwarna putih pada jamur
    98.     Rizoid : Semacam akar yang berfungsi sebagai alat pelekat dan penyerap air
    99.     Abiotik : Benda tak hidup
    100. Autotrof : Organisme yang mampu membuat makanan sendiri
    101. Biotik : Makhluk hidup
    102. Biosfer : Kumpulan ekosisten di permukaan bumi
    103. Dekompuser : Organisme pengurai
    104. Emigrasi : Penduduk yang pindah ke suatu negara
    105. Heterotrof : Organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri
    106. Herbivora : Hewan pemakan tumbuhan
    107. Individu : Makhluk hidup tunggal
    108. Imigrasi : Penduduk yang datang dari negara lain
    109. Jaring-jaring makanan : Rangkaian peristiwa makan dan dimakan
    110. Karnivora : Hewan pemakan daging
    111. Komunitas : Kumpulan populasi yang berbeda-beda pada suatu tempat
    112. Mortalitas : Angka kematian
    113. Natalitas : Angka kelahiran
    114. Omnivora : Hewan pemakan segalanya
    115. Populasi : Kumpulan beberapa individu yang sejenis dan menepati suatu tempat tertentu
    116. Rantai makanan : Peristiwa makan dan dimakan


Semoga Bermanfaat